Selasa, 29 September 2009

Apakah Kita sudah FOKUS di bisnis internet

Hal yang sering dihadapi oleh orang yang baru akan memulai
bisnis internet yaitu terlalu banyak informasi. Memang internet
adalah sumber informasi, baik yang bermanfaat maupun yang tidak.

Oleh sebab itu kita perlu bisa memilah mana informasi yang
mendukung kemajuan kita dan mana yang tidak. Terlalu banyak
informasi bisa menyebabkan kita bingung dan berputar-putar
di belatara internet.

Bagaimana kita bisa mengatasi hal ini.

1. Mulailah untuk belajar apa yang dimaksud dengan bisnis
internet dan mengetahui bagaimana Anda bisa menghasilkan
dari bisnis internet.

2. Setelah paham mulailah memilih bisnis yang menurut Anda
menarik dan bisa untuk Anda jalankan.
Rencanakan langkah yang akan Anda jalankan berdasarkan
pilihan Anda.

3. Fokus dan hilangkan pengganggu fokus. Ingat selalu impian
dan cita-cita Anda untuk menghasilkan uang dari bisnis
internet.

Langkah 1 dan 2 akan mudah dijalankan dengan panduan dari
PetaBisnis karena ebook panduannya berisi rangkuman mengenai
bisnis internet dan model yang umum dijalankan. Inilah yang
akan menjadi peta dan panduan Mickey.
Sedangkan langkah ketiga lebih bersifat pribadi. Hanya Anda
yang bisa membuat diri Anda sendiri FOKUS.

Hidup tanpa rencana, pastilah hidup yang tidak FOKUS. Begitu
juga menjalankan bisnis internet, tanpa rencana, anda akan
menghabiskan waktu untuk browsing kesana kemari, bermain game,
nonton youtube, chatting, dan main facebook tentunya.
Waktu anda akan habis, seakan bekerja keras, padahal tidak
kemana-mana.

Salam Sukses.

Kamis, 10 September 2009

Affiliasi bukan MLM

Salah satu jenis bisnis online yang sangat saya sukai adalah affiliasi. Dan saya sangat menyarankan Anda untuk melakukannya juga.

Tapi lucunya, beberapa waktu yang lalu ada yang bertanya pada saya, “Haryo, kok kamu ngajarin dapat uang dari komisi penjualan (affiliasi) sih? MLM dong? Affiliasi = MLM, kan?”

Ups… masak saya dikira bisnis MLM, sih? Hehe… Saya hanya tersenyum mendengarnya. Yah maklum, namanya juga orang belum faham. Padahal keduanya beda jauh loh…

Kalau begitu, apa bedanya MLM dan affiliasi? Hmm…

Inti affiliasi == komisi dari penjualan barang / jasa. Uang didapat dari biaya pembelian barang / jasa. Tentu beda, beda jauh sekali antara salah satu bisnis yang saya ajarkan (bisnis affiliasi) dengan bisnis MLM.Inti MLM == komisi dari mengajak orang bergabung ke dalam jaringan bisnis tersebut. Uang diambil dari biaya bergabung dan top-up.

Bisnis MLM didesain untuk menguntungkan upline Anda (sponsor), sedangkan affliasi menguntungkan semua pihak. Sedangkan pada bisnis Affiliasi Anda tidak menguntungkan upline, tapi _menguntungkan diri Anda_ sendiri, dan tentunya pemilik toko.

MLM itu bisnis yang merugikan bawahan menguntungkan atasan. Sedangkan affiliasi adalah bisnis yang sama-sama menguntungkan semua pihak.

Contoh konkrit sistem affiliasi ::

Katakanlah begini, saya punya sebuah toko komputer. Lalu saya tawarkan kepada Anda sebuah perjanjian, dimana jika Anda mengajak orang membeli di toko saya, maka akan saya berikan komisi 15% dari keuntungan.

Esoknya Anda mengajak, orang lain ( si X ) membeli komputer di toko saya senilai US$ 1000, lalu saya memberi Anda komisi 15% (US$ 150) dari nilai pembelian komputer saya. Sederhana bukan?

Kalau sudah begini, siapa yang untung? Jawab : semua pihak!

Pemilik toko untung karena sales meningkat. Affiliate untung karena mendapat komisi. Pembeli untung karena tidak bingung memilih.

Sama-sama untung semua, kan? :)

Contoh konkrit lagi ::

Beberapa waktu yang lalu teman saya menawarkan sebuah tas laptop untuk saya beli. Dia bilang itu bukan barangnya, tetapi barang temannya. Dia mendapat komisi untuk menjualan tas itu.

Nah dalam kasus ini, teman saya == affiliate. Temannya teman saya == merchant (pemilik produk).

Pemilik tas untung karena barang terjual. Teman saya untung karena bisa mendapat uang tanpa perlu repot membuat produk dan mendistribusikan stok barang.

Sama-sama senang kan? :)

Contoh __bisnis ONLINE real__ dgn sistem affiliasi ::

amazon.com >> toko buku dan elektronik online terbesar dunia, kalau di Indonesia mirip dengan Gramedia Online. Amazon mengadakan program associate (affiliasi), yang bisa Anda ikuti di sini. Amazon menyediakan komisi 10% untuk setiap barang yang Anda jual.

Yang kita perlu lakukan cukup mendaftar dii sana (gratis) lalu mempromosikan produknya, misalnya dengan memasang bannernya di web kita. Setelah itu kita berusaha mengarahkan pengunjung web kita untuk membeli produk tersebut. Dan setiap penjualan, kita akan mendapat komisi.

Saa sendiri menjalankannya, dan Anda bisa melihat contohnya di sebelah kanan sidebar saya, itu ada banner-banner affiliasi yang bisa Anda klik. Tapi hati-hati, jika Anda melakukan transaksi setelah mengklik banner tersebut, saya akan mendapat komisi :-D

Back to the topic. Jadi, apakah Anda masih akan mengatakan model bisnis affiliasi ala amazon ini sama dengan bisnis MLM? Bukan, jelas bukan. Amazon itu toko buku & elektronik online terbesar di dunia, tidak etis kalau ber-MLM!

Tidak ada yang mengatakan bahwa amazon itu bisnis MLM, sama sekali. Yah kecuali mgkn orang yang belum tahu bedanya MLM dan affiliasi =)

Contoh bisnis online sistem affiliasi lainnya ::

Ok, selain amazon, situs apa lagi yang menyediakan sistem affiliasi? Wuih, kalau yang ini jawabannya == ribuan situs! Model affiliasi ini adalah salah satu cara mengembangkan bisnis yang paling ideal, jadi wajar kalau para pemilik bisnis di seluruh dunia sangat menyukainya.

Berikut saya contohkan beberapa situs bisnis (selain amazon) yang menerapkan sistem affiliasi dalam memasarkan produknya.

grisoft.com >> Pembuat antivirus terkenal. Mengadakan sistem reseller dan affiliasi. Anda mendapat
komisi dari setiap penjualan produk mereka.

dell.com >> pembuat komputer RAKSASA, nomor 3 terbesar di dunia(data tahun 2008). Mengadakan sistem affiliasi untuk diikuti. Anda mendapat komisi dari setiap penjualan produk mereka.

antispyware.com >> pembuat software anti hacker, anti spyware. Juga mengadakan affiliasi. Anda mendapat
komisi dari setiap penjualan produk mereka.

hostgator.com >> penyedia layanan webhosting & domain terkenal di dunia. Juga mengadakan affiliasi. Anda mendapat komisi dari setiap penjualan produk mereka.

getresponse.com >> salah satu penyedia jasa email marketing terpercaya di dunia. Saya sendiri memanfaatkan jasa mereka, dan juga menjadi affiliate mereka.

car-auction.com >> balai lelang mobil terkenal. Juga menyediakan kesempatan menjadi affiliate.
Anda mendapat komisi dari setiap penjualan produk mereka.

box.net >> penyedia layanan penitipan file online. Juga menyediakan kesempatan menjadi affiliate. Anda mendapat komisi dari setiap penjualan produk mereka.

sony.com >> perusahaan elektronik RAKSASA. Juga menyediakan kesempatan menjadi affiliate. Anda mendapat komisi dari setiap penjualan produk mereka.

Dan masih banyak ribuan perusahaan lainnya yang mengadakan sistem affiliasi, baik itu perusahaan obat, elektronik, jasa, travel, telekomunikasi, retail, gaming, pendidikan, dll.

Semua perusahaan di atas memakai sistem affiliasi untuk menjaring lebih banyak untung dan membuka kesempatan bisnis kepada banyak orang. Sama-sama untung, sama-sama senang.

Jadi, masih beranggapan bahwa affiliasi == MLM ? Buang anggapan itu jauh-jauh! Ingat, MLM dan affiliasi itu berbeda jauh. Tidak ada yang mengatakan perusahaan-perusahaan besar di atas berbisnis MLM, kan? Yang ada, mereka memakai sistem affiliasi. Sangat jauh berbeda.

Jadi, sudah tidak mengira MLM == affiliasi kan? Sip!

Jadi, apa sekarang Anda berminat mencoba berbagai bisnis affiliasi?

Berminat? Sip! Mudah2an suatu saat kita bisa menjadi super affiliate seperti Rosalind Gardner yang mendapat US$ 500 RIBU setahun hanya dengan menjadi affiliate produk orang, atau Jeremy Palmer yang menembus US$ 1 JUTA setahun dari menjual produk orang juga!

Masih tidak berminat untuk menjadi affiliate?

Ya, tidak apa2. Tapi kalau saya sih mau, sebab menurut MarketingSherpa.Com (komunitas marketing professional), pada tahun 2006 saja ada uang US$ 6,5 milyar beredar untuk komisi affiliasi di seluruh dunia.

Saya sih untuk sementara menargetkan beberapa puluh ribu dollar dulu saja :-)

Ok, saya rasa cukup dulu untuk kali ini. Semoga bisa membuka mata Anda tentang apa itu bisnis affiliasi, dan apa bedanya dengan bisnis MLM. Kalau Anda masih bingung tentang beda affiliasi dan MLM, bisa Anda lihat definisinya di

en.wikipedia.org/wiki/Affiliate_marketing
en.wikipedia.org/wiki/Multi-level_marketing

tuh kan, wikipedia aja ngebedain antara MLM & affiliasi ;)

Edit 21 Januari 2009 >>

Oh iya, sebagai catatan tambahan : tidak semua program affiliasi mengharuskan Anda menjual sesuatu untuk bisa mendapat komisi (pay per sale), jadi Anda tidak perlu khawatir repot menjual apa pun.

Beberapa program affliasi bahkan hanya meminta Anda menjaring alamat email (misal : dengan memberikan barang gratisan) lalu mereka akan membayar Anda dengan dollar. Nah, kalau yang seperti ini disebutnya affiliasi pay per lead.

Dan salah satu program affiliasi bertipe pay per lead yang saya sarankan adalah dari revresponse.com, sebab saya sudah merasakan nikmatnya berbisnis dengan mereka. Seperti bisa dibuktikan melalui gambar di bawah ini >>

Lumayan, kan? :)

Haryo Prabowo

Mentor Uangpanas

Senin, 07 September 2009

Memilih domain yang bagus

Untuk setiap project bisnis online yang akan kita laksanakan, tentunya kita akan selalu membutuhkan sebuah nama domain yang sesuai dan representatif untuk mengembangkan “merek” bisnis kita tersebut. Jika tidak, hal ini bisa berdampak pada kurang efektifnya usaha marketing yang kita kembangkan.

Lalu, bagaimana cara untuk memilih nama domain yang bagus?

Berikut tips-tipsnya.

[1] Pilih nama yang mewakili bisnis Anda

Jika bisnis Anda berkisar seputar jual beli baju, usahakan pilih nama domain yang memiliki unsur kata baju di dalamnya. Jangan beli domain dengan nama yang tidak ada hubungannya, bahkan bertentangan. Misalnya, jika Anda menjual baju, Anda bisa pilih nama domain tokobaju.com, dan jangan memilih nama tokokomputer.com

[2] Usahakan memilih domain berakhiran .Com

Seperti haryoprabowo.com, tokobaju.com, tokobuku.com, dan seterusnya. Dan bukan tokobaju.net, tokobuku.org, tokomesin.biz, atau yang lainnya.

Kenapa? Karena domain dengan akhiran .com identik dengan domain bisnis. Bahkan identik dengan nama domain secara umum.

Jika ada dua buah domain bernama tokobuku.com dan tokobuku.net, kira-kira orang akan mengingat yang mana ketika mengetikkannya di jendela browser? Domain .com jawabannya.

[3] Pilih nama domain yang mudah diingat

Selain itu, pilihlah nama domain yang mudah diingat konsumen. Banyak pengguna website yang hingga hari ini masih mengandalkan ingatan mereka untuk membuka suatu situs yang pernah mereka buka (dan mereka sukai) sebelumnya.

Kalau Anda mencari gudang software gratisan, mana yang akan Anda ingat dengan lebih baik: softwaregratis.com, atau ubergratissoftwaresite.com?

Saya yakin, pilihan pertama jawabannya.

[4] Pilih nama domain yang pendek

Dalam banyak kesempatan, lebih singkat nama domain Anda, maka lebih baik untuk bisnis Anda.

Daripada membuat domain dengan nama tokobajuibuindah.com, jauh lebih baik membuat nama tokobaju.com saja. Domain yang pendek lebih mudah diingat dan lebih elegan dibanding nama domain yang panjang.

[5] Hindari nama domain yang memakai angka

Dan jangan memilih nama domain yang penulisannya ambigu, atau bisa ditulis dengan banyak versi.

Misalkan, domain 123.com. Saat ada teman bermain ke rumah Anda dan bertanya tentang domain yang Anda miliki, mungkin Anda bisa berkata bahwa domain saya adalah “satu dua tiga”.com. Tapi kira-kira apa yang akan ditafsirkan oleh teman Anda?

Apakah 123.com? Atau satu2tiga.com? Atau satuduatiga.com?

Memusingkan, bukan? Dan juga memungkinkan kesalahan ketik. Karenanya, hindarilah.

[6] Hindari bentrokan dengan masalah hak cipta

Berikutnya, untuk menghindari masalah di kemudian hari, usahakan untuk tidak memakai nama domain yang sudah ada hak ciptanya. Seperti menggunakan merek-merek besar.

Jika Anda bukan orang yang memiliki akses untuk boleh memakai merek “Toyota” katakanlah, maka jangan pernah membuat domain dengan nama “Toko-Toyota.Com” atau “Toyota-Resmi.com”. Anda tidak akan pernah tahu kapan pemegang merek merasa tersinggung dengan nama domain Anda, dan mengadukan Anda ke pengadilan atas masalah pelanggaran hak cipta tersebut.

[7] Untuk personal branding, gunakan nama Anda

Jika Anda menggunakan domain Anda untuk mengembangkan nama Anda sendiri, gunakanlah nama Anda. Misalkan: HaryoPrabowo.com. Jangan gunakan nama barang, apalagi nama orang lain.

[8] Terakhir, gunakan “top” atau “best” atau sejenisnya untuk website review

Jika Anda membeli domain yang dipergunakan untuk affiliate marketing dengan tipe review, adalah ide yang bagus untuk memakai kata “best” atau “top” dalam nama domain Anda.

Saya beri contoh untuk domain review web hosting, gunakanlah nama : besthosting.com, tophosting.com.

Kenapa? Karena biasanya orang mencari web hosting terbaik di search engine seperti google dengan keyword “best web hosting” atau “top hosting” atau sejenisnya. Dengan memiliki nama domain yang mirip dengan keyword yang diinginkan, potensi situs Anda untuk berada di halaman awal search engine akan lebih besar lagi.

Yap, baiklah,.. mungkin itu saja dulu tips-tips memilih domain kali ini. Semoga bermanfaat untuk Anda yang akan membeli domain pertama kalinya atau akan membeli domain berikutnya.

Mohon komentar dan masukannya, siapa tahu ada yang punya tips berharga lainnya :)

Untuk kesuksesan Anda!

PS: semua nama domain yang saya tuliskan di atas hanyalah contoh. Tidak ada niatan untuk mendiskreditkan atau menjatuhkan pihak mana pun.

Haryo Prabowo

Mentor Uang panas

Kamis, 03 September 2009

Sukses Idaman Setiap Orang

Sukses adalah idaman setiap orang, tetapi mengapa jauh
lebih banyak orang yang gagal tidak hanya di Bisnis
tetapi juga tempat kerja ?

Menurut pengamatan yang dilakukan Andrew Ho (seorang
motivator) sekurang - kurangnya ada 14 PENYEBAB KEGAGALAN :

1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat

2. Tidak pernah mencatat tujuan - Visualisasi tujuan

3. Tidak ingin bertanggung jawab atas segala tindakan -
selalu "mencari alasan" atas kegagalan yang terjadi

4. Tidak ada tindakan yang efektif - hanya sebatas rencana
dan pesimis

5. Pembatasan diri - menganggap diri tidak layak sukses.
Contoh : tidak berpendidikan, terlalu tua,
tidak punya uang

6. Malas - tidak kerja keras, maunya kerja sedikit hasil
melimpah

7. Berteman dengan teman yang "salah" - lebih banyak
berinteraksi dengan orang yang gagal, teman yang gagal
tidak pernah menunjukkan jalan menuju sukses

8. Kurang dalam mengatur waktu - lebih bayak waktu yang
tidak efektif

9. Salah memakai strategi - mungkin kerja keras, tapi hasil
nol

10. Kurang pengembangan diri - jarang baca buku /
mengumpulkan informasi terbaru dan sesuai dengan bidang
yang sedang ia tekuni

11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses -
mudah putus asa atau menyerah saat menghadapi rintangan

12. Kurang menggunakan kekuatan bawah sadar

13. Kurangnya hubungan antarmanusia yang baik - sedikit
orang yang membantunya

14. Bodoh, Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat
dan berhenti belajar.

Dan berikut adalah 5 fakta tentang kesuksesan :

1. Tidak ada kaitannya dengan usia
- Nelson Mandela menjadi presiden usia 76 tahun
- Bill Gates menjadi orang terkaya didunia saat
berusia 41 tahun ia menghasilkan sekitar
US$ 60 juta perhari
- Marconi berhasil menciptakan telepon baru
berusia 27 tahun

2. Tidak ada kaitannya dengan warna kulit, bangsa,
agama dan keturunan
- Jenderal Colin Powell menjadi ahli politik terkenal,
keturunan kulit hitam di A.S
- Konfusius adalah anak yatim yang menjadi seorang filsuf
terkenal didunia

3. Tidak ada kaitanya dengan cacat fisik
- Napoleon Bonaparte miliki postur tubuh yang sangat
pendek dan wajah yang kurang menarik, tetapi ia bisa
menjadi pemimpin pasukan untuk mendirikan satu wilayah
besar di Eropa
- Bethoven adalah tuna rungu, namun dengan usaha kerasnya
ia akhirnya menjadi ahli musik terkenal.

4. Tidak ada kaitanya dengan tingkat pendidikan
- Henry Ford tidak pernah duduk dibangku sekolah, tetapi
menjadi Raja mobil dunia
- Thomas Alfa Edison menjadi ilmuwan walaupun
hanya lulusan SD.

5. Tidak ada kaitanya dengan latar belakang keluarga
- Abraham Lincoln lahir dari keluarga miskin, dengan
latar belakang tidak bisa dibanggakan. Namun setelah
bertahun-tahun berjuang, ia bisa menjadi
Presiden Amerika
- Water Disney hanyalah pemuda miskin dan mulai bekerja
pada usia 20an tahun, tetapi kurang dari 10 tahun
kemudian ia berhasil menjadi seorang usahawan terkenal.

Nah, dengan mengetahui sebab-sebab mengapa banyak orang
gagal dan 5 fakta tentang kesuksesan, semoga saja kita
termasuk orang-orang yang mendapatkan kesuksesan yang telah
kita cita-citakan.

Salam sukses,
Ari Darmapala